Home | Login | Testimoni | SILABUS-RPP SMA

July 6, 2008

Mencermati PSB Surabaya 2008: Kasuistik dan Lokalitas

Filed under: Aku dan Pikiranku, Sketsa, Siswa, Aktifitas, Belajar - gempur @ 8:48

Prosesi PSB Surabaya Online 2008 belum berakhir saat tulisan ini diterbitkan. Baru sepertiga jalan, sampai pada pengambilan formulir yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal 3-5 Juli 2008. Jeda satu hari untuk libur, tanggal 7-9 Juli proses pengembalian formulir yang kemudian di-entry dan diproses di server ITS. Jeda satu hari, baru pada tanggal 11 Juli diumumkan hasilnya. Bagi yang diterima, hari itu juga diminta daftar ulang dan diberi kesempatan terakhir esok harinya.

Masih terkait dengan tulisan saya sebelumnya, dari prediksi yang saya tulis, ada yang belum saya ungkap terkait rayonisasi dan pembagian kawasan. Penting dan patut dicatat bahwa sistem rayonisasi dan kawasan telah benar-benar efektif untuk pemerataan siswa-siswa pandai. Jika sebelumnya terkonsentrasi di sekolah favorit, maka dengan aturan ini, tak semua siswa dapat bebas memilih sekolah favorit di pusat kota.

Lantas apa relevansinya dengan judul tulisan?

Selama tiga hari pengambilan formulir di sub rayon 06 kawasan barat [Surabaya Barat], tepatnya di SMAN 11 Surabaya, para petugas yang menjaga 6 loket dibuat kaget dengan SKHU Sementara [Surat Keterangan Hasil Ujian] para pendaftar. Boleh jadi prediksi saya benar bahwa angka terendah diterima di SMA Negeri adalah 33-34. Tidak menjadi masalah ketika nilai itu jatuh pada mereka yang benar-benar memperolehnya dengan upaya keras. Tapi, nilai baik yang masuk ke sub rayon 06 tidak lagi menjadi dominasi 6 sampai 8 SMP Negeri di kawasan Barat, justeru sebaliknya, menjadi dominasi SMP Swasta kawasan Barat. Boleh jadi prosentasenya 40:60 [swasta:negeri] yang jauh melampaui kebiasaan yang berada di kisaran 10:90.

Kesuksesan SMP Swasta kawasan Barat selayaknya mendapat acungan jempol dengan tingginya prestasi yang mereka raih. Tentunya proses yang diupayakan adalah upaya yang benar. Tapi menjadi masalah ketika hasil UN tersebut diraih dengan cara tidak benar.

Hal ini membuat guru-guru sekolah negeri memasang tanda tanya sekaligus tanda seru di atas kepala mereka. Tak hendak menyepelekan mereka. Sungguh tidak. Tulisan ini dibuat sekadar menggambarkan kekhawatiran sekaligus kegusaran para guru negeri yang memang tau persis kualitas sekolah swasta di kawasan Barat. Tak bermaksud men-generalisir semua sekolah swasta.

Sekadar mengutip pernyataan salah seorang petugas loket, "Ya Allah, pak! Masak anak swasta xxxx NUN-nya 34,xx tapi gelang di tangan kayak rocker, pegang rokok, tanya ke petugas seperti ke temannya.. Aduuuuh paaaaakkkk! Mau jadi apa sekolah ini kalo kemasukan anak model gitu?" [komentar asli lebih pedas dari itu]. Saya sendiri sempat berpapasan dengan salah seorang pendaftar yang berusia SMP dan dengan enaknya melenggang dengan rokok di tangan. Meski belum tentu dia siswa swasta atau negeri.

Ketika dilakukan evaluasi, ternyata keluhan umum yang ada dan menjadikan kegusaran adalah jatuhnya nilai SMP Negeri dan melejitnya nilai SMP Swasta. Pertanyaan yang muncul, murnikah hasil UN mereka? Pertimbangannya sudah sangat jelas bahwa mutu/kulitas mereka jelas di bawah SMP Negeri kawasan barat.

Heeeeemmmmm….. Satu alasan lagi bagi saya untuk mengukuhkan diri di barisan PENOLAK UJIAN NASIONAL.

-->

June 30, 2008

Prediksi PSB Online 2008 Jenjang SMP Kota Surabaya

Filed under: Aku dan Pikiranku, Sketsa, Siswa, Guru, Aktifitas, Belajar - gempur @ 15:24

Pada tulisan pertama, saya mengupas prediksi nilai UN SMP 2008 Surabaya yang dapat di terima di SMA Negeri Surabaya. Kali ini, prediksi nilai UASBN 2008 yang dapat diterima di SMP negeri Surabaya. Silakan cermati tabel di bawah ini.

Statistik Nilai UASBN SD Surabaya 2008

Rentang Nilai

Jumlah Siswa

Urut Awal

Urut Akhir

% dr total PST UASBN

% dr total Pagu

29,00 – 29,55

62

siswa

1

62

0,15%

0,49%

28,00 – 28,95

787

siswa

63

849

1,89%

6,24%

27,00 – 27,95

2309

siswa

850

3158

5,54%

18,30%

26,00 – 26,95

3473

siswa

3159

6631

8,33%

27,53%

25,00 – 25,95

3985

siswa

6632

10616

9,56%

31,59%

24,00 – 24,95

4129

siswa

10617

14745

9,90%

32,73%

23,00 – 23,95

4072

siswa

14746

18817

9,77%

32,28%

 

18817

siswa

 

 

45,14%

149,15%

Total Peserta UASBN Sby

41687

siswa

 

 

100,00%

330,43%

Pagu SMP

12616

siswa

 

 

30,26%

100,00%

 

SUMBER DATA: http://psbsby-online.net/

OLAH DATA: GEMPUR MEDIA

Berdasarkan data di atas, Pagu [daya tampung] SMP negeri di Surabaya sejumlah 12.616 siswa, sementara jumlah siswa SMP mencapai angka 41.687 siswa. Jelas sekali bahwa daya tampung SMP negeri jauh dari kemampuan untuk menampung seluruh lulusan SD, hanya sekitar 30,26%.

Untuk mempermudah prediksi, saya hanya menghitung rentang nilai hanya sampai pada nilai 23, karena jumlah siswa pada nilai ini sudah mencapai angka 18.817 siswa. Artinya, jumlah ini sudah melampaui pagu SMP negeri 149,15%. Jadi, mohon maaf pada orang tua yang putra-putrinya memiliki nilai NUN di bawah 23, bahwa kesempatan putra-i anda untuk masuk sekolah negeri cukup kecil.

Masih berdasarkan data di atas, sangat dimungkinkan bahwa nilai terendah yang dapat diterima di SMP negeri Surabaya berada di kisaran 23 – 24 dengan asumsi

  1. Jumlah peserta PSB sampai pada nilai 23 sebanyak 18.817 siswa
  2. Kuota 5% untuk siswa luar kota terpenuhi
  3. Siswa di rentang nilai 23-28 yang tidak mendaftar ke negeri sebesar 20%
  4. Siswa tidak diterima di SMP Negeri karena kesalahan pilihan sebesar 5%
  5. Siswa tidak mendaftar ulang karena satu dan lain hal sebesar 1-2 %
  6. faktor x [baca: takdir Tuhan… hehehehe…]

Mudah-mudahan prediksi ini tak memengaruhi masyarakat dalam menentukan pilihan sekolah bagi putra-putrinya. Semoga…

-->

June 27, 2008

Masih Seputar Hasil UAN 2008: Bagus Tapi Tak Membanggakan

Filed under: Aku dan Pikiranku, Sketsa, Siswa, Guru, Belajar - gempur @ 10:38

Kemeriahan prosesi wisuda siswa-i SMAN 11 Surabaya sabtu, 21 Juni 2008 lalu menyisakan beberapa catatan penting yang perlu saya utarakan di sini. Sekadar untuk berbagi dan saling bersilaturahmi. Wisuda yang diselenggarakan dengan meminjam salah satu gedung Universitas Swasta di bilangan Surabaya Selatan ini cukup bersejarah bagi SMAN 11 Surabaya, di mana salah satu prosesi wisuda dengan suasana agak megah dan dipadu dengan khidmatnya acara.

Satu hal yang mengganjal dalam rangakaian prosesi wisuda adalah saat penganugerahan siswa-i peraih nilai tertinggi UN, di mana beberapa siswa yang mendapatkan penghargaan itu tak kunjung naik ke podium saat nama mereka dipanggil untuk menerima penghargaan. Akhirnya, dengan sedikit pemaksaan [secara halus], mereka mau naik ke podium.

Pertanyaannya adalah kenapa mereka tak mau naik ke podium dengan penuh kebanggaan? Seharusnya, ketika terpilih menjadi siswa peraih nilai terbaik merupakan hal membanggakan. Lah ini malah tidak sama sekali. Pertanyaan yang sudah diketahui jawabnya oleh seluruh hadirin dan menjadi rahasia publik.

Alasannya, mereka malu menerima penganugerahan itu mengingat mereka sadar dengan sesadar-sadarnya bahwa hasil yang mereka capai bukanlah hasil murni yang mereka upayakan dan tentu sangat tidak membanggakan. Mereka sadar, prosesi UN 2008 yang telah mereka lalui bukanlah upaya mereka murni, terlebih hasil nilai yang tampak di depan mata mereka sepertinya nilai mimpi. Nilai siswa-i di atas rata-rata pencapaian mereka selama bersekolah di SMAN 11 Surabaya.

Ya, ternyata siswa-i masih memiliki nurani, hasil UN 2008 mereka boleh jadi bagus, tapi tak membanggakan sama sekali, kecuali mereka yang benar-benar mendapatkannya dengan sungguh-sungguh. Lantas, pertanyaan berikutnya adalah apa bisa hasil UN dijadikan standar nasional untuk pemetaan mutu sekolah? Wallahu A’lam. 

-->

February 22, 2008

Konser Shaggy Dog di Ajang PENSI SMALVEN Nocturnal

Filed under: Siswa, Aktifitas - gempur @ 0:51

Pentas seni yang bakal digelar tanggal 23 Pebruari 2008 oleh OSIS SMAN 11 Surabaya tahun ini dirasa agak berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain pentas seni dari siswa/i, acara tahun ini mengundang band kenamaan di kalangan pelajar dan masyarakat, Shaggy Dog.

Pensi SMALVEN diramaikan shaggy dog

Diharapkan, kelancaran dan kenyamanan dalam peksanaan acara terjaga dengan baik. Dukungan dari semua pihak sangat diharap untuk menyukseskan acara ini. Informasi lebih lengkap lihat di halaman OSIS SMAN 11 Surabaya.

-->

August 26, 2007

Arterii

Filed under: Siswa, Blog Siswa - gempur @ 10:01

Komunitas ini lumayan membekas dalam benak saya, mengingat pertanyaan serius pernah terlontar dan kujawab dengan jawaban yang sangat konyol. "Menurut bapak, apa kelemahan dan kelebihan kelas ini?", saya jawab dengan lepas tanpa beban, karena memang jawabannya sengaja saya konyolkan agar mudah diingat. dan ternyata benar, beberapa mengingatnya dengan jelas. Jawaban saya: "Di komunitas ini, terlalu banyak wanita cantik dan kelebihan lelaki katrok"!. Spontan para perempuan mengamini dan para lelaki protes keras.. hahahahahahahaha…

-->

August 22, 2007

Ghost

Filed under: Siswa, Blog Siswa - gempur @ 9:29

Kelompok yang satu ini, terkenal komunitas favorit versi para teman-teman saya. Jangan ge-er lhoooooo! Sejauh saya mengenalnya, emang enak-enak orangnya buat dimakan dan dikunyah! hahahahaha

-->

August 20, 2007

Sosial 2

Filed under: Siswa - gempur @ 14:10

Silakan untuk siswa-siswa kelas 12 IPS 2 Tahun 2007-2008 mendaftarkan blognya dengan memberikan komentar di artikel ini.

-->

IPS1 2007-2008

Filed under: Siswa - gempur @ 12:59

Silakan untuk siswa-siswa kelas 12 IPA 1 Tahun 2007-2008 mendaftarkan blognya dengan memberikan komentar di artikel ini. 

-->

Wrongway

Filed under: Siswa - gempur @ 9:34

Komunitas sosial yang satu ini mewarisi tradisi para pendahulunya yang memang bertipe relatif slow motion. Rata-rata demikian onggotanya. tak banyak masalah kecuali memang sengaja bikin perkara untuk menggoda saya hehehehehe.., syukurnya masih bisa dibicarakan dan dirundingkan dengan kopi dan teh anget.. hehehehehe.. Nah, ini yang bikin kantong tipis, lha maunya cap-G teruuussss.. hahahahaha…

 

-->

Elvesains3

Filed under: Siswa - gempur @ 8:18

Komunitas ini berisi para pekerja seni dan selebritis kagetan.. agak aneh pada awalnya melihat kelompok yang satu ini.. hampir berbeda sama sekali warnanya dengan komunitas yang lainnya..

-->
    Next posts »»

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Janis Joseph