Pengumuman Ujian Nasional 2008 untuk jenjang SMA rencananya diumumkan tanggal 14 Juni 2008. Terhitung dari turunnya tulisan ini, maka pengumuman kurang empat hari lagi. Hawa kecemasan mulai menghinggapi para siswa-siswi saya. Banyak sudah pertanyaan langsung maupun via hp, blog, email yang masuk ke kepala saya. Dan saya jawab: "saya belum tahu hasilnya".
Aroma kecemasan mengental dan mulai membuat jantung saya berdebar. Mengikuti debar jantung siswa-siswi saya yang harap-harap cemas menunggu vonis kelulusan. Entahlah, setiap tahun selalu saja terhinggapi kecemasan serupa dan tak lekang dari ingatan bagiamana dua tahun lalu 3 siswi saya tidak lulus. Satu lemas, satu pingsan dan satu lagi pasrah dan tabah. Bayangan ketakutan itu selalu muncul menghantui dan mungkin menjadi syndrome pengumuman kelulusan. Kekecewaan dua tahun lalu belum juga lenyap dari ingatan saya.
Ketiganya adalah siswi semua yang notabene anak-anak baik dan pendiam juga pintar di kelas. Setidaknya, mereka bukanlah yang paling tertinggal dalam pelajaran. Masih banyak di bawah mereka yang mungkin karena faktor keberuntungan menjadikan mereka lulus. Bagi saya, ketiganya adalah bagian dari yang dikorbankan oleh sistem pendidikan. Untungnya, ketiganya pasrah dan bangkit mengatasi keterpurukan, mengalahkan nestapa yang merundung mereka selama setahun dan akhirnya lulus di tahun berikutnya.
Tahun ini, dengan beban enam mata pelajaran, saya merasakan kekhawatiran lebih dari biasanya. Kemungkinan tidak lulusnya siswa lebih besar dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya tiga mata pelajaran. Meski demikian, di tengah kacaunya logika dan kusutnya pelaksanaan UN 2008, saya berharap invisible hand of God ikut campur tangan mengatasi gelisah dan kecemasan saya.
Meski untuk itu, saya harus didera rasa malu luar biasa pada-Nya, karena bagi-Nya, UN mungkin sangat sepele. dan mungkin saya yang terlalu membesar-besarkannya??
Wallahu A’lam.
Updated: Keresahan dan kegelisahan siswa-siswi
SMA dan
SMP menunggu hasil ujian nasional 2008 disalahgunakan oleh beberapa kalangan untuk meraup traffick tinggi di web/blog dengan memasang posting-posting tak bertanggung jawab
kalau tidak bisa dianggap menyesatkan yang ternyata hanya berisi iklan dan iklan. Mereka berupaya keras menembus halaman pertama mesin pencari dengan kata kunci yang sekarang sedang panas-panasnya di masyarakat.


Misal saja kata kunci:
"pengumuman kelulusan hasil ujian nasional 2008", kata kunci ini menghasilkan tampilan
ini dan
ini . Jadi berhati-hatilah dengan informasi yang anda terima yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya
Updated 2
Berita sedikit melegakan untuk tingkat SMA se-Kota Surabaya, bahwa tingkat kelulusan siswa SMA/SMK Jatim mencapai 95%. Menurut RASIYO Kepala Dinas Pendidikan Jatim pada Suara Surabaya.net, tingginya kelulusan ini karena peningkatan nilai standar kelulusan yang ditetapkan pemerintah tahun ini.
Dibandingkan dengan tahun lalu, untuk SMA tingkat kelulusannya naik hampir dua kali lipat. Tahun lalu sekitar 190 ribu peserta UN ada tujuh ribu lebih siswa yang tidak lulus. Tingginya kelulusan UN di Jatim disambut gembira oleh puluhan Kepala Sekolah yang datang dalam rapat pengumuman kelulusan UN di kantor Dinas Pendidikan Jatim, Jumat. Berita selengkapnya baca di suara surabaya.net.