Technorati Profile
Zakka Alfata Nastra Azzura Friendster Gempur Blogspot Gempur Wordpress Gempur Multiply Gempur
Testimoni Saran Konsultasi
Login Register
Komunitas Blogger SMAN 11 Sby Komunitas Blogger Surabaya

Pemilik blog http://aghofur.com | Download SILABUS-RPP SMA

December 14, 2007

Impor Kondom: Wek Wek Juh

Filed under: Aku dan Pikiranku - gempur @ 13:04

Diambil dari Liputan6.comBukannya latah dengan pemberitaan media yang gencar menayangkan 1 kontainer kondom bekas di tahan oleh bea cukai di pelabuhan Tanjung Priok dengan bobot 28 ton. Tapi, terus terang lebih karena kemuakan saya mendengarnya di saat makan malam menemani istri saya buka puasa. [Mode Bijak lagi OFF] :-(

Apa Indonesia sudah kehabisan bahan baku karet sampe kudu impor dari luar negeri, gilanya lagi karet bekas, lebih gila lagi, kondom bekas. Peduli setan dengan kata IDI bahwa kondom bekas itu bebas penyakit. Lha wong menteri keuangan aja bergidik apalagi yang bukan menteri. Entahlah, kadang-kadang saya capek melihat ulah importir yang kelewatan seperti ini.

Hampir tak berjalan logika saya untuk bisa menerimanya. Andaikata saya punya perbendaharaan ‘umpatan’ yang bertumpuk-tumpuk memenuhi Indonesia, mungkin sudah layak saya ‘tumpahkan’ untuk mengubur hidup-hidup sang importir dan mereka yang terkait dengan import kondom bekas itu.

Untungnya, saya hanya punya blog. Jadi, gak akan cukup kuat untuk menghabisi mereka yang kurang ajar tersebut. Apa ada kaitan dengan Pekan Kondom Nasional? Belum lagi impor limbah berbahaya lainnya? Dasar mentalitas SAMPAH, jadinya impor SAMPAH!

Sudah habis benar moral bangsa ini?

 

Artikel Blog terkait:

  1. Gumunan
  2. Contong
  3. Valiantbuddy
  4. beritadotcom
  5. ruyneo
  6. dan lain-lainnya


40 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://gempur.blogsome.com/2007/12/14/impor-kondom-wek-wek-juh/trackback/

  1. lhoh :? : kok msh sepi :D

    Comment by aLe — December 14, 2007 @ 16:49

  2. btw, heran jg ama Negara kita ini,
    kok gak pinter2nya gt ya garuk2kpala

    apa ‘mereka’ perlu diajar dulu oleh seorang Bpk Gempur dr kota Pahlawan ini?

    Comment by aLe — December 14, 2007 @ 16:55

  3. Sabar, Pak, sabar! Hehehehehehe :lol: Bisa jadi importir tahu kalau calaon pemakainya juga tergolong sampah masyarakat, :mrgreen:

    Comment by sawali tuhusetya — December 14, 2007 @ 17:20

  4. Ikuti nasehat pak sawali … sabar!
    sebab itu hanya satu kontainer yang ketahuan ….
    bisa jadi banyak pula kontainer yang tidka ketauan dan sudah didaur ulang atau langsung di pake oleh generasi muda kita yang senengnya mengoleksi kondom… ARRGHHH MIRISS

    Comment by Kurt — December 14, 2007 @ 17:58

  5. @ Bung Ale: Emang enaknya dibawain bambu runcing aja, Mas!
    @ Pak Guru Sawali: Mungkin kebenarannya 99,9999% ya pak! ;-)
    @ Kyai Kurtubi: Aduh, kyai! Ampun, sabar saya sudah saya simpan semalaman dan setengah hari, tapi akhirnya tumpah juga. Gak tahan pak Kyai. Amarah saya meledak-ledak. Maqom kesabaran saya masih seujung jari kuku. Apalagi kalau yang ketahuan itu baru 1 kontainer. Ampuuuuuunnn. Mari berdo’a pak Kyai, saya yang mengamini.

    Comment by gempur — December 14, 2007 @ 21:00

  6. Hiii….. ngeri. Impor kok impor kondom.Mbokya impor tuh yang bagus-bagus kayak impor bahan mentah buat dijadikan bahan baku industri, tapi sebenernya negara kita tuh gak perlu mengimpor kan negara kita terkenal akan kekayaan alamnya. Sayangnya tuh indinesia SDMnya memeng kurang tinggi jadinya suka yang instan-instan deh. :P
    Mmasak karet aja impor dari luar???
    Emang Indonesia tuh susah, mau dibilang berkembang tapi ya gimana tapi mau dibilang tidak berkembang juga gimana.
    Wahhh… pokoknya susah dech…

    Comment by gi3 — December 14, 2007 @ 21:17

  7. edan tenan bangsa ini… njijiki tenan…...!!

    Comment by Anang — December 14, 2007 @ 21:33

  8. Emang, negara kita adalah tempat pembuangan sampah? kondom bekas kok dibawa ke indonesia. mestinya dimusnahkan tapi malah dikomersilkan oleh pihak-pihak tertentu. Lagipula, kondom tersebut rawan terhadap penyakit aids, dll.

    Comment by Anas — December 14, 2007 @ 21:50

  9. @ Gi3: Nunggu kamu jadi pioner untuk jadi bangsa yang lebih baik lagi Gi3! Semangat! Tak dungakno awakmu dadi pengusaha sukses. Impor barang-barang bagus trus ekspor bahan2 bagus pula, Amin!
    @ Anang: Gak tau nyekel kondom ae jijik, opo maneh sing wis tau nyekel.. ;-)
    @ ANAS: Itulah yang berbahaya, penyakit yang dibawanya..

    Comment by gempur — December 14, 2007 @ 22:05

  10. asem eram wong sing buwak kondom nang indonesia..

    Comment by andi bagus — December 14, 2007 @ 22:56

  11. hayo para pegiat kampanye kondom, para pemuja kondom, silakan berkomentar

    permen karet asale soko kondom bekas. mau?!

    Comment by deT TOTAL KAMPANYE KONDOM — December 15, 2007 @ 5:37

  12. weks… yang di atas namaku salah, masa TOTAL, yang bener TOLAK

    jijik, kudu mutah

    Comment by deT TOLAK KAMPANYE KONDOM — December 15, 2007 @ 5:38

    • mutah beneran! wekkkk byorrr… nyembur ke dapurane pemuja kondom untuk sex bebas*

    kamus jawa
    dapurane: rai, wajah, muka

    Comment by deT TOLAK KONDOM BEKAS — December 15, 2007 @ 5:40

  13. masa’ kondom bekas dikasih kita…....
    hhuuuaaaaccccchhhhhhh

    Comment by anggi — December 15, 2007 @ 10:41

  14. @ aNdibagus: sing goblok yo sing gelem nampani sampah, mas!
    @ deteksi: ayo muntah bersama yuk!
    @ anggi: la kamu gak? kalo gak, tolak kondom bekas!

    Comment by gempur — December 15, 2007 @ 12:13

  15. YEEEEEEEEEEEEEEK!
    Jijik Pak, KONDOM kok bekas??
    ApA KaTa dUnIa????

    Comment by Adirano — December 15, 2007 @ 12:23

  16. kalau sampah saja bisa di daur ulang, Kenapa kondom bekas tidak?
    jadi permen karet mungkin.hahahaha.(Tambah njijiki yo)

    Comment by DrGa — December 15, 2007 @ 12:28

  17. sabar pak…
    emang repot kalo berhadapan dg org yang mikir $$ aja. apa mereka ga mikir, mau dijadikan apa negara ini. lagian emangnya ada yang mau pake?
    keterlaluan banget. wis ngimpor, bekas pisan.
    hiiiii…
    hueeeekkkk…
    kemprooohhhh….

    Comment by ibnumalik — December 15, 2007 @ 12:38

  18. Ini baru kondom bekas mas…kita tunggu gebrakan lain dari Indonesia tercinta ini.
    Tapi saya bingung, apa karena semata urusan uang dan bisnis sampe kayak gituan di-impor, kurang kreatif apa coba orang2 Indonesia ini…tertawa sinis
    Lam kenal juga mas…

    Comment by TheGoeh — December 15, 2007 @ 15:04

  19. Weleeeh, Shei ndak tau mau bilang apa..
    Guilo sumpah, kejadian yang sama kayak pak Gempur..waktu itu saia masih sarapan dan tetep..
    Wek-Juh-Juh
    seperti pepatah Pak Gempur itu..
    hukz…
    Emoh maneh aku tuku karet murahan…
    Tatuuuut

    Comment by shei — December 15, 2007 @ 15:24

  20. jujur…wakttu liat berita itu pas magrib2 di tipi

    aku gak bisa komen apalagi jawab pertanyannya memesku yang seabrek banyaknya soal kondom sak kontainer yang super duper ngilani menjijikkan itu.

    aku diem boo’...kepala wis mulai pusing mata berkupu kupu maksudna berkunang kunang..,vomit vomit dan munta

    wek cuih…

    sakno ‘e Indonesia kita tercinta ini…

    kondom ae bekas

    apa jangan2 otak dan pemikiran kita bekas juga?

    Comment by hanna — December 15, 2007 @ 19:40

  21. @ Adirano: Kata dunia untuk indonesia “Hei, bangsa Sampah!”
    @ DrGA: permen karetnya tuh lagi kau makan hehehehe
    @ ibnumalik: emang kita kemproh ya?
    @ Thegoeh: Sangat kreatif sekali, bener kreatif gila!
    @ Shei: Ya udah, khan pake jilbab, jadi gak perlu pake karet ;-)
    @ Hanna: Emang kok! pemikiran kita cuman daur ulang dari masa lalu! hehehehehe

    Comment by gempur — December 16, 2007 @ 9:18

  22. pak kalau njijij’i kok dipasang diblognya sih pak.
    nggak enak aja nglihatnya.(GNC)

    Comment by giono — December 16, 2007 @ 11:02

  23. Setuju
    Anjrit buat semua yang ngedukung ato yang ngebuat ne SAMPAH nyampe ke Indon!

    YeeeKh

    Comment by mr.PenTink — December 16, 2007 @ 15:20

  24. HUhahahahahaha…. Setubuhhh… Eh.. Setujuuu…. Endonesa Pancen Negara Sampahhh… MAklum Kang, Harga karet mentah skrang Rp. 25.000., / Kg…. (Bakul KAret… Kekekekek) Monggo Kang… :D

    Comment by The Neo — December 16, 2007 @ 23:35

  25. walah….walah…wong ndak bekas aja njiji’i, apalagi bekas…! Semoga dosa importir2 gila itu diampuni oleh Allah SWT, dan semoga amal ibadah mereka diterima di sisi-Nya…..!! Hiks…hiks…hiks.

    Comment by Sifa'ul — December 17, 2007 @ 8:28

  26. @ Giono: Biar semua pada muntah bareng saya.. ;-)
    @ mr.Penthink: Kudu kulakan makian ke kamu nih ;-)
    @ TheNeo: Nilainya berarti 700juta bang sak kontainer, dgn asumsi harga per kilo sama.. hehehehehe
    @ Sifa’ul: Amin, kamu baik deh orangnya… hehehehe

    Comment by gempur — December 17, 2007 @ 8:52

  27. aduh….......... pak waktu liat impor kondom di tv. Ih…......jijik BGD (tu ekspresi pertama saya wktu liat berita tsb).
    lah wong kondom bekas kok di buang di indonesia! dasar tu negara yg ngirim jahat BGD. Pemerintah harus bertanggung jawab atas impor kondom tsb, agar kondom bekas tadi di kembali’in di negara asalnya.
    Ingat warga smalven! hindari pemakaian kondom n pergaulan bebas. ok…....

    Comment by sylvi x-2 — December 17, 2007 @ 10:15

  28. kok yang diimport kok baran gituan,emangnya susah ya bikin karet sampai harus buat dari kondom

    Comment by fikri92 — December 17, 2007 @ 10:59

  29. ternyata kondom banyak fungsi nyajuga ya ! _

    Comment by alpien — December 17, 2007 @ 11:17

  30. Ya Allah…...............

    Kebuangetan buanget c….........

    Masak impor kondom bekas?
    terus buat apa donk sawah-sawah didesa?

    Wuek “Jijik Bangetz”

    Comment by Tha_Mam — December 18, 2007 @ 12:54

  31. memang negara ini negara sampah pak para pengimpor mengenggap negara kita yang tercinta ini sebuah TPA dari barang2 bekas dari luar negeri. katanya alat kontrasepsi ini akan digunakan pembuatan pita oleh para pengusaha yang kena dampak dari naiknya harga karet dunia. Apa semua pengusaha mulai kekurangan akal dan semakin bodoh ???

    Comment by rizal — December 18, 2007 @ 13:34

  32. inilah guna matakuliah etika bisnis dan hukum bisnis internasional: pemenuh sks, pelengkap derita mahasiswa bisnis.

    Comment by STR — December 18, 2007 @ 22:11

  33. Pak-pak itu g terlalu menjijikan ta wong waktu lihat berita di TV aku kan sambil makan terus akhirnya perutku mual and muntah lihat berita itu. Hueeeeeeeek.

    Comment by don X-2 — December 20, 2007 @ 7:58

  34. Bekas????Hiiii…...!bener kata sifa’ul,g bekas ja jijik,apalagi yg bekasjd pgn muntah,krg kerjaan bgt tu org!!ini nunjukin bhw jd org baek emang susah!!

    Comment by Miss Rini — December 21, 2007 @ 10:17

  35. wah…untung pak, waktu berita ditayangkan aq gak liat, maklum wong kos2an gak duwe tipi..tapi, diliat dari segimanapun, bkn saja wktu nnton beritax ditipi, puancene nggilani..yo kondome,yo importire, yo akhlake, yo Indonesiane..
    ngono kok jarene wis merdeka…
    di deleng soko ngendi???lha wong tmbh saling menjajah mentale dw2 ngono..
    memang Indonesia….
    sudah kehilangan semuanya…tapi yang paling parah telah kehilangan jati diri!!

    Comment by emink — December 24, 2007 @ 13:06

  36. untuk negara pengekspor kondom bekas.
    jgn ekspor ke Indonesia dunk. ekspor ajach ke AS atau negara barat lainnya!

    Comment by Wisnu — December 26, 2007 @ 19:49

  37. ya ampun…
    uda gila y pak,orangnya!!
    yang lebih gilanya lagi yang mau pake kondom bekas ih…ogah

    Comment by veron — December 28, 2007 @ 11:09

  38. ikutan ngleudah pak! Weeeek Juhhh!! Sungguh terlalu…. alat begituan kok diimpor, bekas lagi.iiihhhh….!

    Comment by sandy irwansyah — December 29, 2007 @ 8:23

  39. Kalau kondom sudah membalut, apa saja diembat…....kabur…......

    Comment by daeng limpo — January 7, 2008 @ 16:56

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


    

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Janis Joseph